PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP SISWA MELALUI PEMBELAJARAN AFEKTIF
Kata Kunci:
peran guru, pembelajaran afektif, sikap siswaAbstrak
Perkembangan pendidikan modern menuntut proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pengetahuan kognitif, tetapi juga pada pembentukan sikap dan karakter peserta didik. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan sikap siswa melalui pembelajaran afektif karena guru tidak hanya berfungsi sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pendidik, pembimbing, motivator, dan teladan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mengembangkan sikap siswa, bentuk penerapan pembelajaran afektif dalam kegiatan pembelajaran, serta dampak pembelajaran afektif terhadap perkembangan sikap siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan atau kajian literatur. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi terhadap berbagai sumber tertulis seperti buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran afektif melalui strategi pembiasaan, keteladanan, serta pengintegrasian nilai-nilai moral dan sosial dalam kegiatan pembelajaran mampu menumbuhkan sikap positif siswa seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial. Dampak pembelajaran afektif juga terlihat dari meningkatnya kesadaran siswa terhadap nilai-nilai moral, kemampuan bersosialisasi, serta kemandirian dalam belajar. Dengan demikian, pembelajaran afektif yang dirancang secara terencana dan berkelanjutan memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa dan mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara optimal.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Journal of Education and Islamic Studies

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









